Hadapi Ancaman Bencana Musim Hujan 2026/2027, Pemko Gunungsitoli Perkuat Kesiapsiagaan Lintas SektorHadapi Ancaman Bencana Musim Hujan 2026/2027, Pemko Gunungsitoli Perkuat Kesiapsiagaan Lintas Sektor

GUNUNGSITOLI (beritasore.co.id): Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Coffee Morning sebagai forum koordinasi lintas sektor untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama musim hujan 2026/2027.
Kegiatan berlangsung di Kantor BPBD Kota Gunungsitoli, Jumat (6/11/2026).
Diskusi dipimpin langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., didampingi Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Gunungsitoli, Adiman Perwira Harefa, S.Th., M.Si.
Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut, Brimob, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Kepala PLTMG Gunungsitoli, Pelindo Gunungsitoli, perwakilan Basarnas Gunungsitoli, Kepala LPP RRI Gunungsitoli, serta perwakilan BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Gunungsitoli.
Mengusung semangat “Satu Meja, Satu Persepsi, Satu Gerak Bersama”, kegiatan ini menjadi ruang koordinasi untuk menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta menyelaraskan langkah antisipasi dan penanganan bencana melalui keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.
Pembahasan difokuskan pada tindak lanjut Surat Edaran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tanggal 30 Oktober 2026 tentang langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi musim hujan tahun 2026/2027.
Berdasarkan prakiraan BMKG, peningkatan curah hujan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Untuk mengantisipasi berbagai potensi tersebut, diperlukan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan guna mengurangi risiko korban jiwa serta kerugian terhadap infrastruktur, sosial, dan ekonomi masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah langkah strategis menjadi perhatian bersama, yaitu:
1. Memetakan wilayah rawan bencana hidrometeorologi berdasarkan kajian risiko bencana.
2. Meningkatkan pemantauan informasi cuaca dan peringatan dini secara berkala dengan mengacu pada informasi BMKG.
3. Memperkuat koordinasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media, mulai dari tingkat kota hingga kecamatan dan desa/kelurahan.
4. Meningkatkan edukasi dan sosialisasi kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas, termasuk kepada kelompok masyarakat rentan.
5. Memastikan kesiapan sistem peringatan dini dan mekanisme penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat.
6. Menggiatkan gotong royong membersihkan saluran drainase, memeriksa fasilitas pengendali banjir, melakukan normalisasi sungai, serta memperbaiki infrastruktur lingkungan.
7. Mendorong masyarakat segera melaporkan setiap kejadian bencana atau kondisi darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan kepada aparat pemerintah setempat atau BPBD Kota Gunungsitoli.
8. Menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk meneruskan imbauan kesiapsiagaan bencana kepada peserta didik jenjang SD dan SMP se-Kota Gunungsitoli.
9. Mengimbau seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan kepala desa/lurah untuk menyebarluaskan informasi serta imbauan kesiapsiagaan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan instansi terkait, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Sinergi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi, mempercepat penyampaian informasi peringatan dini, serta meningkatkan efektivitas penanganan keadaan darurat. Dengan kesiapsiagaan yang lebih baik dan koordinasi yang solid, risiko bencana dapat diminimalkan sehingga keselamatan masyarakat Kota Gunungsitoli selama musim hujan 2026/2027 semakin terlindungi. (KZ)






Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda