Breaking News
Memuat breaking news...

Genderang Perang Melawan Narkoba Di SMPN 2 Siabu

Administrator
Administrator
Senin, 5 Juni 2023 - 4.02 PM WIB
Genderang Perang Melawan Narkoba Di SMPN 2 Siabu
Reading Comfort
adjust the font size
MADINA (Berita): Di tengah maraknya peredaran Narkoba, termasuk di Mandailing Natal, merambah ke anak usia dini, tentu ini menjadi sebuah hal sangat meresahkan dan seharusnya menjadi sebuah perhatian serius dari kita semua. [caption id="attachment_57908" align="alignnone" width="250"]Teks fotoBerita/ist
Kepala SMP Negeri 2 Siabu Jumadi, SPd, Teks foto
Berita/ist
Kepala SMP Negeri 2 Siabu Jumadi, SPd,[/caption] Genderang perangi perilaku penyalahgunaan Narkoba pun dilskukukan, selesai upacara bendera di SMP Negeri 2 Siabu, Kab. Madina. Para guru dan siswa menyatakan sikap untuk perang terhadap Narkoba -- apa pun jenisnya -- karena menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan generasi kita ke depan. Kepala SMP Negeri 2 Siabu Jumadi, SPd, menyampaikan amanahnya, menyinggung sekaligus mengingatkan kepada anak-anak kita akan bahaya dan ancaman Narkoba, tidak hanya kalangan pekerja, orang dewasa, bahkan anak-anak pun sudah menjadi target sasaran peredaran Narkoba. Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Madina ini mengungkapkan, awalnya coba-coba, lama-kelamaan kecanduan dan akhirnya menjadi kebutuhan. Dijelaskan, tagline diusung dan setiap apel pagi disampaikan yakni: Narkoba - NO Prestasi- YES, SMP N 2 Siabu - Bersama Menuju Prestasi, Katakan Tidak Pada Narkoba. "Tegline ini harus terus kita gaungkan dengan harapan menimbulkan sebuah kesadaran kepada anak-anak kita untuk tidak terjerumus kepada Narkoba," katanya. Jumadi berharap, APH semakin tegas dan fokus untuk pemberantasan dan pemutusan mata rantai peredaran Narkoba, termasuk kepada anak-anak sekolah, apalagi di tengah gencarnya dukungan dari berbagai kalangan dan kampanye anti Narkoba. Insya Allah. (irh).
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait