Breaking News
Memuat breaking news...

Diduga Mabuk Berat, Oknum Pengusaha Di Bagan Batu Aniaya Mahasiswa Dan Anak di Bawah Umur

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12.09 AM WIB
4
Diduga Mabuk Berat, Oknum Pengusaha Di Bagan Batu Aniaya Mahasiswa Dan Anak di Bawah Umur
Abang adik korban penganiayaan oknum pengusaha di Bagan Batu masih dirawat di salah satu rumah sakit di Medan, Jumat (30/10/2026).be ritasore.co.id/Ist
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Remaja berinisial JML ,22, mahasiswa yang kuliah di Kota Medan tersungkur dihajar oknum pengusaha berinisial Ah.

Wajah JML lebam-lebam setelah mendapat pukulan bertubi-tubi dari pemilik Toko panglong terkenal Bagan Batu, Rokan Hilir Provinsi Riau tersebut.

Bukan cuma JML saja yang jadi korban, adiknya berinisial JYL ,16, juga tak luput dari aksi beringas Ah.

"Kejadiannya berlangsung tanggal 26 Oktober 2026 kemarin," kata Acai Sembada, paman korban di RS Columbia Asia, Jumat (30/10/2026) sore di Medan.

Menurut Acai Sembada, penganiayaan yang dilakukan pemilik hotel di KM 1 Bagan Batu itu bermula saat JML dan adiknya JYL menghadiri acara pernikahan di Grand City Hall Medan pada hari kejadian.

Saat itu, JML dan JYL mewakili orang tuanya yang kebetulan berhalangan hadir.

Sampai di lokasi acara, JML dan JYL duduk di satu meja yang tak jauh dari pelaku.

Kebetulan di meja itu disediakan minuman untuk merayakan pesta pernikahan tersebut. "Keponakan saya ini duduk saja tidak ikut minum," kata Acai Sembada.

Jelang maghrib, JML dan JYL pamit pada sejumlah tamu, termasuk pada pelaku.

"Sebagai anak muda yang menghormati orang yang lebih tua dari mereka, keponakan saya ini pamit," kata Acai Sembada.

Entah kenapa, tiba-tiba saja AH mengamuk dan memukuli JML dan adiknya JYL yang masih di bawah umur.

Melihat situasi tersebut, sejumlah tamu termasuk istri AH berusaha melerai.

"Keponakan saya ini merasa trauma setelah kejadian," kata Acai Sembada.

Karena tidak terima dengan aksi yang dilakukan AH, JML dan JYL yang merupakan warga Jl. Sudirman, Bagan Batu, Rokan Hilir, Riau ini kemudian melapor ke Polrestabes Medan sesuai bukti lapor yang tertuang dalam laporan Nomor LP/B/4691/X/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

"Kami berharap Polrestabes Medan menindaklanjuti laporan kami dan menangkap pelakunya," kata Acai Sembada.

Ia mengatakan, perbuatan AH tersebut terkesan biadab sekali.

Akibat peristiwa ini, JML dan JYL mengalami trauma psikis dan kini dirawat di rumah sakit.

Berkenaan dengan kasus ini, awak media masih berupaya mengkonfirmasi Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak.(att)

L

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement