Dianggarkan Rp5,6 M Proyek Rawan Longsor Panyabungan-NatalDianggarkan Rp5,6 M Proyek Rawan Longsor Panyabungan-Natal
Administrator
Selasa, 15 November 2022 - 10.05 AM WIB

Reading Comfort
adjust the font size
MADINA (Waspada): Untuk mengantisipasi sangat rawan longsor Panyabungan-Natal, dibangun tembok penahan tebing 22 meter berbiaya Rp5,6 miliar.
Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Binamarga Sumut Dayat Hasibuan, ST di Kotanopan, Selasa (15/11), mengungkapkan, proyek ini sedang dikerjakan menggunakan anggaran APBD Pempropsu.
Dijelaskannya, pembangunan penahan tebing ini dibangun di tempat-tempat rawan longsor di ruas jalan Panyabungan-Natal.
Dijumpai di lokasi pembangunan, Ari, selaku pengawas lapangan CV Barokah Utama, menjelaskan, pembangunan ini terkendala karena cuaca buruk, hujan setiap hari. "Padahal, pelaksanaan proyek ini harus selesai dalam 60 hari kerja," kata Ari.
Dijelaskannya, pembangunan penanganan longsor akibat bencana alam ini 22 meter dengan kedalaman pondasi 10 meter.
Tembok penahan tebing ini, lanjut Ari, berlokasi di perbatasan Desa Aek Ngali, ruas jalan Payabungan-Natal, Kab. Mandailing Natal, dengan anggaran proyek Rp5.611.724.163. (irh)
Dijelaskannya, pembangunan penahan tebing ini dibangun di tempat-tempat rawan longsor di ruas jalan Panyabungan-Natal.
Dijumpai di lokasi pembangunan, Ari, selaku pengawas lapangan CV Barokah Utama, menjelaskan, pembangunan ini terkendala karena cuaca buruk, hujan setiap hari. "Padahal, pelaksanaan proyek ini harus selesai dalam 60 hari kerja," kata Ari.
Dijelaskannya, pembangunan penanganan longsor akibat bencana alam ini 22 meter dengan kedalaman pondasi 10 meter.
Tembok penahan tebing ini, lanjut Ari, berlokasi di perbatasan Desa Aek Ngali, ruas jalan Payabungan-Natal, Kab. Mandailing Natal, dengan anggaran proyek Rp5.611.724.163. (irh)Topik
No topics for this article yet.
Berita Terkait







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda