Breaking News
Memuat breaking news...

Di Tengah Pandemi Corona, Gepeng Masih Berkeliaran Di Medan

Administrator
Administrator
Kamis, 9 April 2020 - 11.52 AM WIB
Di Tengah Pandemi Corona, Gepeng Masih Berkeliaran Di Medan
Reading Comfort
adjust the font size

Medan (Berita): Di tengah kekhawatiran penularan wabah penyakit global (pandemi) Coronavirus disease 2019 (Covid-19), gelandangan dan pengemis (gepeng) masih terlihat berkeliaran di sejumlah persimpangan lampu lintas (traffic light) di Kota Medan.

Pantauan Waspada, Kamis (9/4), selain gepeng yang mengharapkan belas kasihan dari pengendara yang berhenti dipersimpangan lampu lalu lintas tersebut, ada juga yang berdalih sebagai pengamen, penjual koran, rokok dan minuman, penjual suvenir serta aneka mainan hingga berkedok membersihkan mobil.

Mereka masih ditemui dipersimpangan Jalan Juanda-Jalan Brigjen Katamso-Jalan Sultan Makmun Al Rasyid.

Lalu disimpang empat Waspada Jalan Letjen Suprapto-Jalan Ani Idrus-Jalan Pemuda-Jalan Sultan Makmun Al Rasyid Medan dan kawasan Kesawan serta Lapangan Merdeka Medan.

‘’Ironis memang. Disaat warga dianjurkan berdiam dirumah karena Covid-19, para gepeng, pengamen, warga yang berjualan di persimpangan lampu merah masih ditemui. Pemko Medan harus menertibkan,’’ ucap Marwan, salah seorang warga Kelurahan Kota Matsum I, Kecamatan Medan Kota.

Pemko Medan sendiri sebenarnya telah berulang kali menertibkan para gepeng ini dengan melakukan pembinaan dan diberikan surat peryataan agar tidak kembali lagi ke jalanan.

Namun, habis razia muncul lagi.

Seperti yang Waspada abadikan dipersimpangan Jalan Pulang Pinang-Jalan Ahmad Yani-Jalan Balai Kota, terlihat seorang pengemis perempuan yang masih dibawah umur beraksi.

Padahal, kita ketahui, memperkerjakan anak di bawah umur adalah melanggar UU Perlindungan Anak dan merupakan kategori eksploitasi secara ekonomi yang dapat dipidana kurungan 5 tahun paling singkat. (waspada.id)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait