Breaking News
Memuat breaking news...

China Nilai Indonesia Kemitraan ASEAN-China

Redaksi
Redaksi
Jumat, 25 September 2026 - 7.25 PM WIB
3
China Nilai Indonesia Kemitraan ASEAN-China
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (beritasore.co.id): Duta Besar (Dubes) China untuk ASEAN Wang Qing menyebut Indonesia sebagai jangkar ASEAN dan Jakarta dapat memainkan peran serupa dalam memperkuat kemitraan China-ASEAN.

“Indonesia merupakan jangkar bagi ASEAN. Saya kira Indonesia juga dapat memainkan peran sebagai jangkar dalam kemitraan China-ASEAN. Itulah harapan saya, dan saya juga yakin akan hal tersebut,” kata Dubes Wang kepada media dalam peringatan lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif (CSP) China-ASEAN di Jakarta, Kamis (24/9) malam.

Menurut dia, Indonesia merupakan salah satu mitra terpenting China di antara negara-negara ASEAN. Hubungan kedua negara, kata dia, telah menghasilkan sejumlah proyek penting di Indonesia.

Dia menyebut Kereta Cepat Jakarta-Bandung serta “Two Countries, Twin Parks" (TCTP) sebagai contoh kerja sama China-Indonesia yang telah berjalan. TCTP merujuk pada salah satu instrumen strategis penguatan investasi, perdagangan, dan pengembangan kawasan industri kedua negara

Dubes Wang juga menilai hubungan bilateral dengan Indonesia dapat menjadi contoh kerja sama Selatan-Selatan sekaligus mendukung hubungan China dengan ASEAN.

China dan Indonesia pada Agustus 2026 telah menggelar konsultasi 2+2, yang menurutnya, turut mencerminkan perkembangan kerja sama kedua negara. “Kami berharap China dan Indonesia dapat menjadi contoh yang baik bagi kerja sama Selatan-Selatan, sekaligus bagi kerja sama China-ASEAN,” kata Wang.

China dan ASEAN telah memperkuat kerja sama di berbagai bidang dalam lima tahun sejak pembentukan Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2021, termasuk perdagangan, investasi, konektivitas, ekonomi digital, dan pertukaran antar masyarakat.

Pada 2025, perdagangan bilateral China-ASEAN telah melampaui 1 triliun dolar AS. Kedua pihak juga mencatat sekitar 400 juta pertukaran masyarakat setiap tahun, yang dinilai menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan China-ASEAN pada masa mendatang.

Sementara, nilai perdagangan bilateral antara Indonesia dan China meningkat 13,2 persen pada 2025, dengan ekspor dan impor membukukan pertumbuhan positif di tengah penguatan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai perdagangan Indonesia dengan China naik menjadi 154,58 miliar dolar AS pada 2025. Jumlah itu terdiri atas nilai ekspor sebesar 67,04 miliar dolar AS dan impor mencapai 87,54 miliar dolar AS. Ekspor dan impor masing-masing meningkat 6,9 persen dan 18,53 persen.

Berdasarkan kinerja tersebut, China tetap menjadi mitra dagang utama bagi Indonesia dengan pangsa ekspor dan impor masing-masing mencapai 23,7 persen dan 36,2 persen. (ant)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait