BWI Sebut PTN Miliki Potensi Kelola WakafBWI Sebut PTN Miliki Potensi Kelola Wakaf

MEDAN (Berita): Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyebut Perguruan Tinggi (PTN), terutama PTN Berbadan Hukum (PTN-BH) di Indonesia, memiliki potensi besar dalam mengumpulkan dan mengelola wakaf bersama BWI.
BWI pun mendorong PTN mampu memberikan kontribusi pada wakaf uang atau dana abadi, untuk dikelola dan bertujuan untuk pengembangan kampus.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menyebut, perguruan tinggi tidak bisa dihitung lantaran sangking banyaknya. Dijelaskannya, wakaf itu bisa berupa tanah dan uang.
Nuh menuturkan saat ini BWI mengelola wakaf dari sejumlah universitas yang berstatus PTN-BH di Indonesia, sekitar Rp700 miliar. Sehingga memberikan potensi besar wakaf yang bisa dikelola bersama.
Melalui BWI Goes to Campus ini, Nuh mengungkapkan pihaknya menyadarkan mahasiswa hingga civitas perguruan tinggi, akan manfaat luar biasa dari wakaf tersebut. Untuk kepentingan dan kemajuan PTN tersebut. Kemudian, memberikan pemahaman secara luas tentang wakaf tersebut.
Dengan itu, Nuh mengungkapkan pihak BWI menargetkan pada tahun 2023, pengelolaan wakaf dari PTN-BH bisa menembus Rp1 triliun. Sehingga tingkat kesadaran untuk berwakaf terus digalakkan secara khusus di universitas dan secara umum di kalangan masyarakat.
Nuh menjelaskan sasaran dilakukan BWI untuk wakaf tersebut kepada perguruan tinggi berstatus PTN-BH. Ini karena sudah diberikan otonomi dalam bidang perguruan tinggi, otonomi dibidang keuangan, otonomi dibidang tata kelola sumber daya. Sehingga bisa menyisihkan, untuk dana abadi dan seterusnya dikelola.
Nuh mengatakan di Indonesia ada 21 PTN berstatus PTN-BH, pihak akan mengajak kerja sama 10 hingga 15 PTN. Sehingga dapat dimulai pengembangan dana abadinya dari perwakafan tersebut.
Wakil Rektor (WR) III USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan mengapresiasi apa dilakukan BWI dan mengucap terima kasih sudah hadir di Kampus USU melalui BWI Goes to Campus ini.
BWI Goes to Campus itu, juga dihadiri oleh Rektor USU Prof Muryanto Amin bersama jajaran USU. Acara itu, juga melantik duta mahasiswa wakaf dari berbagai perguruan tinggi di Kota Medan. (aje)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda