Bupati Toba Ajak Anak-anak Kembali Hidupkan Permainan TradisionalBupati Toba Ajak Anak-anak Kembali Hidupkan Permainan Tradisional

TOBA (Berita) : Handphone atau telefon genggam salah satu faktor penyebab ditinggalkannya permainan tradisi oleh anak-anak zaman sekarang. Bupati Toba, Poltak Sitorus mengajak anak-anak untuk kembali menggemari permainan tradisional yang sudah semakin jarang dimainkan. Hal ini disampaikan Bupati Toba sesaat sebelum menutup Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Toba tahun 2023 yang digelar oleh Dibudpar Toba di lapangan pardede, Jl. TD. Pardede, Balige, Selasa (28/8).
Poltak Sitorus mengatakan permainan tradisional juga menjadi olahraga yang menyehatkan seperti permainan margala yang dimainkan secara beregu. Permainan margala juga mampu mengasah tehnik menyerang dan menghindar yang disebut Bupati mirip seperti strategi perang. Tak hanya itu, margala juga menuntut kekompakan masing-masing kelompoknya.
Bupati bahkan meminta agar permainan. Tradisi ini kembali digalakkan di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Toba, tidak hanya diperlombakan saat tangal 17 Agustus saja seperti yang sudah berjalan selama ini.
Sebelumnya, Bupati juga memberikan piala sekaligus uang pembinaan kepada seluruh juara setiap kategori permainan yang dilombakan.
Kabid Kebudayaan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Toba, Patar Silalahi mengatakan, bahwa peserta lomba yang meraih juara 1 untuk kategori permainan Marjalekkat (Engrang), Congklak dan satubtim dari permainan Margala akan menjadi utusan Kabupaten Toba mengikuti Pekan Kebudayaan Daerah Tingkat Provinsi.
Sebelumnya, tim margala juga menampilkan pertandingan eksebisi yang disaksikan langsung oleh Bupati Toba. (rg)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda