Breaking News
Memuat breaking news...

Bupati Aceh Tamiang Lantik 55 Kepsek

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 11.10 AM WIB
2
Bupati Aceh Tamiang Lantik 55 Kepsek
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., saat melantik 55 kepala sekolah negeri secara definitif di lingkungan Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (14/10/2026). beritasore.co.id/ist
Reading Comfort
adjust the font size

KUALASIMlPANG (beritasore.co.id): Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs Armia Pahmi, MH., secara resmi melantik 55 kepala sekolah (Kepsek) negeri secara definitif di lingkungan Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (14/10/2026).

Pelantikan berlangsung Di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 3 kepala sekolah tingkat Taman Kanak-kanak, 43 kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar, dan 9 kepala sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama.

Dalam amanatnya, Bupati Armia Pahmi menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar status sosial atau fasilitas, melainkan amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Armia Pahmi juga menyebutkan, pelantikan ini merupakan upaya penyegaran, peningkatan kinerja, dan penguatan tata kelola pendidikan di Bumi Muda Sedia.

"Saya tekankan, jaga integritas, jaga loyalitas, dan hentikan segala bentuk pungutan liar. Proses mutasi dan promosi ini bersih dari transaksional. Siapa pun yang melakukan pungli, tidak akan kami toleransi," tegas Bupati.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan taat aturan. Setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas kepada masyarakat.

Bupati menekankan posisi kepala sekolah sebagai nahkoda di lembaganya. "Maju mundurnya mutu pendidikan ada di tangan Bapak dan Ibu. Ciptakan lingkungan belajar yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan agar prestasi siswa terus meningkat," ujarnya.

"Sekolah diminta menjadi benteng moral dengan menanamkan pendidikan karakter berbasis syariat Islam. Nilai-nilai akhlakul karimah, kedisiplinan, dan budi pekerti harus menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik," tegas Armia Pahmi.

Terakhir, Bupati meminta para kepala sekolah segera mempercepat pemulihan pendidikan pascabanjir. Inventarisasi kerusakan dan kebutuhan sekolah harus segera dilakukan, serta pastikan tidak ada satu pun anak yang putus sekolah akibat dampak bencana maupun kendala sosial. (hen)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait