Breaking News
Memuat breaking news...

BI Gelar 'Medan Fashion Trend ' Di KKSU 2026, Dorong Produk Lokal Mendunia

Redaksi
Redaksi
Kamis, 23 Juli 2026 - 8.43 PM WIB
3
BI Gelar 'Medan Fashion Trend ' Di KKSU 2026, Dorong Produk Lokal Mendunia
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara Ameriza M Moesa pada Medan Fashion Trend di KKSU 2026, Delipark Mall Medan Kamis (23/7/2026). beritasore.co.id/laswie wakid
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritaaire.co.id): Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara untuk pertama kalinya menggelar event 'Medan Fashion Trend' di ajang Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) tahun 2026.

"Baru pertama kali event Medan Fashion Trend ada di KKSU. Semoga terus berlanjut pada KKSU tahun - tahun berikutnya,' kata Ameriza M Moesa, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara di Delipark Mall Medan Kamis (23/7/2026).

Ameriza memberkati keterangan kepada wartawan usai membuka 'Medan Fashion Trend ' di ajang KKSU 2026.

'Medan Fashion Trend' bertema "Circulation Fashion Movement from Invisible to ICONIC" berlangsung 23-26 Juli 2026 di Delipark Mall Medan.

Ameriza baru menjabat Kepala Perwakilan BI di Sumut, sejak Juni 2026 menggantikan Rudy Brando Hutabarat.

Menurutnya banyak warisan budaya yang berpotensi mengangkat perekonomian masyarakat. Ada ulos, songket, tenun dan banyak lagi yang bisa mengangkat perekonomian Sumatera Utara. "Kami mendorong produk lokal mendunia masuk pasar global," ujarnya.

Bank Indonesia, katanya terus mendukung perkembangan ekonomi kreatif di daerah ini, khususnya Kota Medan. "Warisan budaya itu salah satu modal untuk mengangkat ekonomi kreatif," jelasnya

Ameriza menilai Industri fashion merupakan industri yang berpotensi untuk dikembangkan "Kami akan tetap kawal perajin-perajin. Kita terus dukung. Apalagi ulos yang terkenal harusnya bisa lebih maju lagi," katanya.

Ia berharap mudah-mudahan acara ini bisa digelar secara rutin dan mungkin Medan Fashion Trend bisa dikemas dalam acara dinner. "Bisa di mall atau khusus fashion trend saja," kata Ameriza.

Nila Mojo, Local Chair IFC Medan Chapter menilai Medan Fashion Trend menggerakkan ekosistem dari perajin, desain dan buyer internasional. "Mengangkat produk lokal menjadi global," kata Nila.

Nila mengatakan karya desainer Indonesia khusus Medan dapat bersaing secara nasional. Inipun tak lepas dari target pemerintah bahwa Indonesia kiblat fashion dunia, diantaranya termasuk dari Medan.

Acara Medan Fashion Trend in, tambah Nila,i diikuti 175 desainer, UMKM dan siswa sekolah mode. Para siswa ikut menampilkan karya desainer desain lokal dengan bahan kain Warisan Nusantara (Wastra). Sumatera Utara. Para model tersebut penuh pesona menampilkan karya desainer lokal dengan kain Wastra Nusantara seperti ulos dan tenun.

Lenny Agustin, Nasional Chair IFC menambahkan Medan Fashion Trend memberi ruang bagi para desainer, UMKM, ekosistem di daerah ini untuk mengangkat produk lokal.

UMKM ikut meramaikan produk lokal berupa tas ulos, dari kulit binatang (buaya, ular) dan baju dari kain tenun dan ulos.

Harga jualnya bervariasi, untuk tas kulit binatang mencapai Rp1 juta lebih.

KKSU tahun 2026 berlangsung 15-26 Juli 2026. Diawali pada 'Sumatera Coffee Journey (kompetisi kopi dan pameran kopi sampai 26 Juli 2026). Pesona Wastra Sunut - Medan Fashion Trend (23-26 Juli 2026). Business Matching , Pojok Kuliner Sumut, Talk Show dan Workshop. (wie)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait