Belajar Secara Tatap Muka Di Toba DihentikanBelajar Secara Tatap Muka Di Toba Dihentikan

TOBA (Berita) : Baru dua hari diberlakukan belajar tatap muka tingkat SMP di Kabupaten Toba, kembali dihentikan. Kebijakan ini terpaksa diambil mengingat jumlah penderita Covid-19 terus meningkat .
Hal itu dikatakan Kadis Pendidikan Toba, Parlinggoman Panjaitan, Senin (24/8), pasca berkoordinasi dengan BPBD Toba, diketahui jumlah warga Toba penderita Covid-19 berjumlah 9 orang.
Lebih lanjut, Parlinggoman menghimbau agar seluruh orangtua murid membantu pihak sekolah dalam mengawasi anak sepanjang proses belajar daring dan luring berlangsung.
Sebelumnya, KBM tatap muka mulai diberlakukan sejak Selasa sampai Rabu (18-19/8). Hingga kini, proses belajar mengajar daring dan luring akan berlangsung tanpa batas waktu yang ditentukan.
Kepala BPBD Toba, dr. Pontas Batubara membenarkan bahwa jumlah warga Toba terpapar Covid 19 sebanyak 9 orang. 5 orang warga Laguboti dengan status 1 orang sebagai suspect dan 4 orang warga Toba yang sudah tahunan bekerja di Medan.
Sekaitan dengan pemberhentian proses belajar tatap muka, kata Pontas, lewat proses evaluasi dan monitoring yang dilakukan diketahui masih ada sekolah belum maksimal menerapkan protokol kesehatan.
Meski demikian, Pontas berharap agar orangtua murid yang sebelumnya berharap agar proses KBM tatap muka diberlakukan tidak kecewa.







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda