Aksi Massa Singkuang 1, Antara Keprihatinan Dan DukunganAksi Massa Singkuang 1, Antara Keprihatinan Dan Dukungan

MADINA (Berita): Ikhtiar pantang menyerah menuntut hak dilakukan warga Singkuang 1, Desa Muara Batang Gadis, Kab. Mandailing Natal, mendapat dukungan dan atensi berbagai pihak.
Informasi diperoleh waspada.id dan beritasore.co.id, Minggu (7/5), aksi lanjutan massa Singkuang 1, dikabarkan Rabu (10/5), memicu keprihatinan karena masyarakat belum memperoleh hak kebun plasma 18 tahun.
Dukungan mengalir dari 'alak' (orang) Mandailing tinggal di Madina atau justru masyarakat Mandailing berdomisili di berbagai daerah di Indonesia. Dukungan datang dari berbagai kalangan, dari berbagai profesi.
Pengamat hukum dan ptaktisi hukum 'alak' Mandailing perantauan, M. Amin Nasution, SH, MH & Partners Law Firm, menyampaikan dukungan aksi massa Singkuang 1.
Pengacara senior ini mengingatkan massa tetap berjuang sesuai aturan dan tidak anarkis. Dia berharap, masyarakat memperoleh hak sesuai ketentuan.
Salah seorang tokoh Sumatera Utara asal Pantai Barat Madina DR Drs H Ramli Lubis, SH, MM berkali-kali menyampaikan keprihatinan dialami masyarakat Singkuang 1, padahal dia tegaskan merupakan hak masyarakat yang seyogianya segera diberikan.
“Saya kan sudah katakan berkali-kali, sekarang saja serahkan kepada masyarakat yang sudah ditanami, supaya sama-sama menikmati,” ujar H. Ramli Lubis, mantan Wakil Walikota Medan, seraya mengungkapkan, perusahaan harus memberikan minimal 20 persen kepada warga sekitar dari areal perusahaan sesuai ketentuan.
Pengamat hukum dan praktisi hukum H. Ridwan Rangkuti, SH, MH juga menyampaikan dukungan terhadap aksi massa Singkuang 1, murni karena kepedulian dan keprihatinan.
Ketua DPD Partai Ummat Madina dan mantan Ketua DPRD Madina H. As Imran Khaitami Daulay, SH juga pernah menyampaikan keprihatinan terhadap warga Singkuang 1.
“Jika terus berlarut-larut tanpa titik terang penyelesaian, dikhawatirkan justru akan semakin sulit untuk dituntaskan,” ujar H. As Imran Khaitami Daulay.
Aksi Lanjutan
Ketua Koperasi Perkebunan Hasil Sawit Bersama (KP-HSB) Sapihuddin, SPd.I menjelaskan, massa Singkuang 1 mempersiapkan aksi massa lanjutan.
Dijelaskan, surat pemberitahuan aksi Singkuang 1 pada 10 Mei 2023, sudah sampai ke Polres Madina, sudah diterima Kasat Intel. (irh)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda