Breaking News
Memuat breaking news...

14 Profesor Baru Dikukuhkan, UINSU Tembus 70 Guru Besar

Redaksi
Redaksi
Kamis, 23 April 2026 - 9.10 AM WIB
22
14 Profesor Baru Dikukuhkan, UINSU Tembus 70 Guru Besar
Teks foto: UINSU mengukuhkan 14 guru besar baru yang berlangsung dalam sidang senat terbuka di Gedung H. M. Arsyad Thalib Lubis, Kampus I Jalan IAIN/Sutomo, Rabu (22/4/2026).
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mencatat lompatan penting dalam penguatan akademiknya dengan mengukuhkan 14 guru besar baru.

Pengukuhan yang berlangsung dalam sidang senat terbuka di Gedung H. M. Arsyad Thalib Lubis, Kampus I Jalan IAIN/Sutomo, Rabu (22/4/2026), sekaligus mengantarkan total profesor di kampus tersebut menjadi 70 orang.

Momentum ini menjadi bagian dari akselerasi akademik di bawah kepemimpinan Rektor Nurhayati. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa gelar guru besar bukan sekadar capaian akademik, tetapi amanah besar untuk menjaga akal sehat publik di tengah perubahan zaman.

Ia menggambarkan para profesor sebagai “mercusuar peradaban” yang diharapkan mampu memberi arah di tengah disrupsi nilai, terutama di era perkembangan pesat teknologi informasi dan kecerdasan buatan. Menurutnya, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan kehadiran cendekiawan yang mampu memadukan kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritualitas Islam yang moderat.

Rektor juga mengingatkan agar kalangan akademisi tidak terjebak dalam “menara gading”, melainkan aktif menghadirkan solusi konkret bagi persoalan bangsa. Nilai-nilai Al-Qur’an tentang keutamaan orang berilmu, lanjutnya, menjadi landasan moral dalam menjalankan peran akademik.

“Pengukuhan ini diharapkan mendorong tumbuhnya tradisi riset yang lebih kuat, terutama pada bidang strategis seperti sains, hukum, komunikasi, dan teknologi, sehingga memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara yang digelar dalam dua sesi ini juga diwarnai suasana haru melalui prosesi pelepasan guru besar purnabakti, Saiful Akhyar Lubis, yang kini melanjutkan pengabdian sebagai Rektor Universitas Al-Washliyah (Univa).

Sejumlah tokoh dari pemerintah daerah dan kalangan akademisi turut hadir. Rektor turut menyampaikan apresiasi kepada keluarga para guru besar atas dukungan dan pengorbanan yang menjadi bagian penting dari capaian tersebut.

Dengan bertambahnya jumlah profesor, UINSU semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam unggulan di Indonesia. Para guru besar yang dikukuhkan diharapkan terus berinovasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Adapun 14 guru besar yang dikukuhkan yakni: Prof. Dr. Arifuddin Muda Harahap (Hukum Ketenagakerjaan),

Prof. Dr. Sahkholid Nasution (Pembelajaran Bahasa Arab),

Prof. Dr. Syukri (Filsafat Islam),

Prof. Dr. Arifinsyah (Perbandingan Agama),

Prof. Dr. Sudirman Suparmin (Ushul Fiqh),

Prof. Dr. Ibnu Radwan Siddik Turnip (Pemikiran Hukum Keluarga Islam),

Prof. Dr. Muhammad Yafiz (Ekonomi Islam),

Prof. Dr. Anang Anas Azhar (Komunikasi Politik Islam),

Prof. Dr. Sahrul (Sosiologi Masyarakat Islam),

Prof. Dr. H. Ardiansyah (Hadist Ahkam),

Prof. Dr. Irwansyah (Hubungan Antar Agama),

Prof. Dr. Hasrat Effendi Samosir (Komunikasi Politik Islam Indonesia),

Prof. Dr. Syafrudin Syam (Hukum Islam Indonesia Kontemporer),

dan Prof. Dr. Salamudin (Teologi Islam). (aje)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait