Hari Bhakti Pemasyarakatan ke – 62, Lapas Meulaboh Razia dan Tes Urine Serentak

  • Bagikan
Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke - 62 Razia dan tes urine yang dilaksanakan Lapas Meulaboh, dalam razia tersebut petugas menemukan beberapa bukti untuk dimusnahkan, Selasa (7/4).(Ist)
Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke - 62 Razia dan tes urine yang dilaksanakan Lapas Meulaboh, dalam razia tersebut petugas menemukan beberapa bukti untuk dimusnahkan, Selasa (7/4).(Ist)

ACEH BARAT (beritasore.co.id): Dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke – 62 serta memperkuat implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Meulaboh melaksanakan langkah strategis berupa penggeledahan (razia) serentak dan tes urine bagi petugas serta warga binaan.

Kegiatan yang berlangsung di minggu pertama April ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Lapas Meulaboh dalam mendukung kebijakan penguatan keamanan dan ketertiban (Kamtib) guna mewujudkan lingkungan yang Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Sinergitas dan Deteksi Dini Pelaksanaan razia dilakukan dengan menyisir kamar hunian secara menyeluruh. Untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, Lapas Meulaboh turut menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti gunting serta senjata tajam dan obeng rakitan. Seluruh barang temuan tersebut langsung didata untuk segera dimusnahkan.

Sejalan dengan razia fisik, Lapas Meulaboh juga melaksanakan tes urine serentak bagi seluruh petugas dan warga binaan. Langkah ini merupakan bagian dari 15 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memastikan institusi bersih dari penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh petugas dan warga binaan dinyatakan Negatif narkoba.

Kalapas Kelas IIB Meulaboh, Tendi Kustendi, mengatakan, rangkaian kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan yang profesional namun tetap humanis.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam memperkuat deteksi dini gangguan keamanan. Kami ingin memastikan bahwa Lapas Meulaboh adalah tempat yang aman untuk pembinaan,” kata Tendi kepada Waspada.id Selasa (7/ 4)

Tendi menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menjamin seluruh jajaran, baik petugas maupun warga binaan, benar-benar terbebas dari pengaruh narkotika dan barang terlarang lainnya,”tambahnya

Kita berharap, melalui integritas yang terjaga dan sinergi dengan aparat hukum lain, Lapas Meulaboh dapat mewujudkan ‘Pemasyarakatan Bersih’ serta berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan yang transparan dan akuntabel demi menjaga marwah institusi pemasyarakatan,”harap Kalapas

Momentum ini menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan bukan sekadar tentang pengamanan, tetapi tentang menjaga integritas dan martabat kemanusiaan.

Dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Meulaboh berkomitmen untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang lebih baik, di mana keamanan yang terjaga dan lingkungan yang bersih dari narkoba menjadi pondasi utama dalam mengantarkan warga binaan kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih bernilai,”ujar Kalapas Meulaboh Tendi Kustendi (wmi)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *