Blangkekejeren (beritasore.co.id): H+30 Pasca Bencana HIDROMETEOROLOGI Kabupaten Gayo Lues, mengelar rapat kerja mengenai tahapan selanjutnya seperti masalah Huntara dan Huntap.
Sekitar 7 Triliun Rupiah lebih kurang,berdasarkan keterangan -ketera gan yang dihimpun dari berbagai instansi,seperti dari Dinas PUPR, dinas Pertanian, dinas perindustrian, dinas Kesehatan dan dinas lainnya.
Bupati mengharapkan jumlah besaran Dana yang di butuhkan tersebut haruslah sesuai data yang akurat,dan harus berkoordinasi dengan pihak Inspektorat agar nanti tidak bermasalah kemeduian hari.
“Seluruh instansi harus berkoordinasi dengan pihak Inspektorat, agar tidak ada permasalahan kemudian hari, data-data tersebut harus sesuai dan jangan ada Masyarakat yang terdampak langsung tidak masuk dalam data Bantuan dan kerugian,”harap Bupati.
Pada rapat kerja, Sabtu (27-12-2025) tersebut hadir juga Anggota DPR-RI H.Irmawan,S.Sos,MM dari partai PKB yang selama ini telah memperjuangkan keterisoliran Kabupaten Gayo Lues akibat Bencana HIDROMETEOROLOGI 26/11 lalu, dengan mengerahkan pihak Wijaya Karya (WK) agar dapat menerobos akses jalan lintas Gayo Lues -Aceh Tenggara dan jalan lintas lainnya.
”Saya mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi maupun Pusat agar benar-benar tanggap mengahadapi permasalahan Bencana HIDROMETEOROLOGI ini, ini merupakan masalah Kemanusiaan, jangan kita abaikan atau kita lambat-lambatkan,”harap H.Irmawan di usai rapat kerja tersebut.(miq).
7 T Anggaran Rekontruksi Bencana HIDROMETEOROLOGI Gayo Lues















