Batu Bara (Berita) Asosiasi Akbarindo Batu Bara gelar diskusi PUJK, BPP Sumut dihadiri Krisman S.T Ketum Badan Pimpinan Pengirus (BPP) Asosiasi kontraktor bangunan kontruksi Indonesia (Akbarindo),
Wakil Ketua Akbarindo Sumut Purnama Sari Manalu, Staf Khusus Akbarindo Sumut Indra Daulay S.T, Pengurus Akbarindo Batu Bara Ahmad Khoir di Jln.Tulilp Perumnas Lima Puluh, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Batu Bara.Demikian pesan WhatsApp Pengurus perwakilan Akbarindo Batu Bara Mona Nasution SE diterima Berita Kamis (15/6-2023).
Krisman S.T mengatakan, bagaimana dalam satu asosiasi ini bekerja sama membangun daerah kita.Dan kita tidak inginkan persaingan-persaingan asosiasi lainnya. Persaingan itu memang ada, tetapi persaingan lebih sehat. Kalau kita satu badan janganlah kita saling sikut meyikut, ucapnya serius.Dijelaskannya Badan Pengurus Pimpinan (BPP) Akbarindo Sumut,
hadir tentunya kita bisa berdiskusi dan bertukar informasi, maupun bertukar pikiran kepada rekan-rekan kontraktor di Batu Bara.Krisman S.T memperkenalkan Akbarindo pada tahun 2013 Sumatera Utara telah mengadakan musyawarah Pertama di Medan dihadiri Ketua Umum Badan Pengurus Nasional Akabarindo yang berkedudukan di Jakarta. Tahun 2013 dinyatakan dulus LPJK, layak untuk mengeluarkan Sertifikat badan usaha melalui lembaga pengembangan jasa konstruksi yang ada di Sumatra Utara.
Batu Bara, Asahan, Tanjungbalai tahun 2014 sudah di SK kan berkedudukan di Kisaran. Lingkup kerja Batu Bara, Asahan dan Tanjungbalai. Karena pada saat itu kita hanya memenuhi kuota kepengurusan di Sumut, disitu ketepatan yang datang Pak Tampu Bolon Ketuanya.Hari ini Akbarindo Sumut menyerahkan mandat kepada Mona Nasution SE menjadi pengurus asosiasi yang ada di Kabupaten Batu Bara.Krisman S.T menjelsakan, produk asosiasi kita sudah mengetahui kalau kita pengguna pelaksana jasa konstruksi.Wadah kita boleh saling bertukar pikiran, membantu apa-apa saja yang menjadi kelengkapan, agar badan usaha kita layak untuk dipakai persyaratan dipelelangan-pelelangan kontruksi yang ada di instansi maupun di swasta. Kelengkapan badan usaha kita layak untuk diperhitungkan sebagai peserta lelang, ada SKT, SKA, ISO, Audit.Kita harus kompak, jangan satu badan itu saling gontok-
gontokan saran Krisman.Jangan pula nanti lelang APBD Kabupaten Batu Bara, yang bekerja itu masuk dari “Asahan, dari tebing, dari Medan,” apa artinya kontraktor disini imbuhnya.Kita tidak menginginkan pajak Batu Bara disetorkan ke Medan, pajak Batu Bara disetorkan ke Tebing,” otomatis pajaknya lari keluar, kan gak masuk akal, kata Krisman dengan lugas. Terakhir jangan pesimis, harus optimis dalam mengahadapi persaingan bisnis dengan pihak luar.
Sementara perwakilan Pengurus Akbarindo Kabupaten Batu Bara Mona Nasution SE sambutannya mengatakan Organisasi/asosiasi pelaku usaha orang perseorangan dan badan usaha jasa konstruksi nasional yang mempunyai badan hukum dan bergerak dalam bidang pelaksana kontruksi bersifat umum mengacu pada peraturan kementerian PUPR RI nomor 8 Tahun 2022.
Dengan demikian mengajak rekan-rekan untuk bergabung menjadi anggota Akbarindo, pengurusan SBU, SKA, SKT, ISO, OHASS, Akuntan Publik yang sudah terdaftar di OJK, kita siap memfasilitasinya, ujar.Hadir pula Ahmad Muzawir, M.SP Para pelaku usaha jasa konstruksi Chandra Wiguna mewakili Wadir perusahaan CV.Abrah Wiguna, Roni Hasiholan selaku Direktur CV.Jaya Sekawan Abadi, Abdi Aditiya selaku Direktur CV. Salsabila serta rekan-rekan Wartawan.(als)















