MEDAN (beritasore.co.id): Pemerintah Jepang memberikan bantuan hibah berupa satu unit mobil ambulans kepada kepada Yayasan Santu Yosef Medan.
Siaran pers dari Konsulat Jenderal Jepang di Medan yang diterima Rabu (17/3/2026) menyebut proyek pengadaan satu unit mobil ambulans bantuan dana hibah grassroots pemerintah Jepang kepada Yayasan Santu Yosef Medan.
Pada tanggal 17 Maret 2026 telah dilaksanakan acara peresmian untuk proyek
pengadaan satu unit mobil ambulans di Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba,
Provinsi Sumatera.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru, Bupati Toba, Effendi SP. Napitupulu, SE., Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, SH., MSi., Asisten I Pemerintahan Kab Toba, Eston Sihotang, Kepala Dinas Kesehatan Toba, Dr. Freddy Siharani, Camat Habinsaran, Bapak Samuel Napitupulu, ST, MSi, Pastor RD Hendri Simbolon, Ketua Yayasan Santu Yosef Medan, Imelda Lingga dan tamu undangan lainnya.
Konsul Jenderal Jepang di Medan Furugori Toru mengatakan pengadaan mobil ambulans ini merupakan realisasi dari bantuan dana hibah Pemerintah Jepang tahun anggaran 2025 melalui program Grant Assistance for Grassroots Human security Projects, yang diberikan kepada yayasan Santu Yosef sebagai bentuk kepedulian masyarakat Jepang kepada masyarakat Indonesia dalam mengakses fasilitas Kesehatan.
Besaran dana hibah ini senilai 36,682 dolar AS telah ditandatangani pada 12 Desember 2025.
Selama ini, Klinik St Maria Parsoburan dalam kondisi pasien darurat terpaksa
menggunakan transportasi umum yang tidak beroperasi setiap hari, atau keluarga pasien
harus meminjam mobil dari tetangga sebagai alternatif merujuk pasien karena klinik ini
tidak memiliki mobil ambulans.
Namun, pengantaran yang butuh waktu yang lama akibat keterbatasan tersebut, sering kali memperburuk kondisi pasien, termasuk kasus pasien melahirkan di dalam mobil yang tidak memiliki peralatan medis.
Saat ini Klinik St Maria Parsoburan melayani tiga kecamatan di Kabupaten Toba
yaitu kecamatan Habinsaran, Borbor dan Nassau dengan jumlah total penduduk
kecamatan sekitar 18.300 jiwa.
“Kami berharap pengadaan mobil ambulans kali ini memberikan akses layanan kesehatan yang lebih baik bagi sejumlah 18,300 warga di Kecamatan Habinsaran dan sekitarnya,” kata Konjen Furugori Toru.
Peresmian mobil ambulans ini merupakan upaya Pemerintah Jepang ikut hadir dalam meningkatkan pelayanan Kesehatan di Indonesia. Dengan adanya prasarana mobil ambulans, diharapkan dapat menunjang kelancaran masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan secara cepat, mudah dan nyaman terutama bagi masyarakat yang
tidak mampu, untuk menyelamatkan nyawa masyarakat setempat saat ini dan masa depa, khususnya di kecamatan Habinsaran dan sekitarnya.
Bantuan Hibah Grassroots dari Pemerintah Jepang kepada masyarakat Indonesia bertujuan untuk mengatasi permasalahan kebutuhan dasar manusia di berbagai bidang termasuk kesehatan, sosial, pendidikan, dan lingkungan sehingga hubungan persahabatan dan kerja sama Jepang dan Indonesia akan makin erat ke depannya. (rel/wie)













