ASAHAN (beritasore.co.id): Sebanyak dua ruangan di SDN 014645 Pulau Maria, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan jebol pasca ditabrak Bus PMH yang terjadi pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 12 malam hingga sekarang belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki, dan terlihat puing-puing gedung yang runtuh berserakan di lantai.
Informasi diperoleh persoalan kecelakaan tunggal itu telah diselesaikan secara musyawarah. Pihak sekolah dan pemilik bus telah dipertemukan dalam mediasi yang difasilitasi oleh Polsek Pulau Raja.
“Hasil kesepakatan menyatakan bahwa pemilik bus bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang ditimbulkan. Mereka berkomitmen memperbaiki dua ruang kelas hingga kondisinya kembali seperti semula,” ujar sumber informasi tersebut.
Sementara salah seorang warga setempat merasa heran dan penuh tanda tanya, meski sudah dilakukan perdamaian secara musyawarah, amun bangunan sekolah yang runtuh tak kunjung diperbaiki.
“Sudah satu bulan lebih, dan sudah ada perdamaian tapi gedung yang rusak akibat ditabrak Bus itu hingga kini belum diperbaiki”, ungkap sumber tersebut yang juga merupakan salah sorang orang tua siswa yang namanya tidak mau disebutkan.
Sementara itu Kepala SDN 014645 Pulau Maria, yang ingin dikonfirmasi wartawan, Senin (9/3/2026) tidak berhasil ditemui ditemui. Keterangan salah seorang guru di SD itu mengatan Kasek sedang ke kantor Dinas Pendidikan Asahan di Kisaran.
“Kalau masalah bangunan yang rusak enggak urusan kepala Sekolah, tanya saja ke Dinas Pendidikan Asahan,” kata salah seorang guru di SD itu.
Ketika hal tersebut ingin dipertanyakan kepada Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Teluk Dalam, Heri juga tidak berada kantor dan pintu dalam keadaan tergembok, sedang jam masih menunjukkan pukul 11.30 WIB.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Mursaid yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp terkait gedung sekolah yang hancur di tabrak bus tersebut belum bisa memberi keterangan.
“Terimakasih nanti d sampaikan ke Teknis,” jawab Mursaid melalui pesan whatsapp. (min)















