Oknum Petugas PNM Mekaar Cabang Pulau Rakyat Diduga Tilap Uang Angsuran Nasabah

  • Bagikan
Kantor PNM Mekaar Cabang Pulau Rakyat
Kantor PNM Mekaar Cabang Pulau Rakyat

ASAHAN (Beritasore.co.id) : Oknum petugas PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) Cabang Pulau Rakyat diduga menilep uang angsuran nasabah dan mengalihkannya kepada nasabah yang bermasalah pembayarannya dengan dalih tanggung renteng, sehingga mengakibatkan kerugian nasabahnya hingga j—utaan rupiah.

Seperti yang dialami Hernawati salah seorang nasabah Unit Mekaar Pulau Rakyat Sub Kelompok 3 Dusun II Desa Padang Mahondang, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, dirinya merasa kecewa dengan ulah oknum petugas lapangan berinisial DS yang tanpa izin mengalihkan uang angsuran yang sudah mulai lunas ke nasabah lain yang bermasalah pembayarannya hingga sepuluh nomor angsuran Mingguan yang mengakibatkan nasabah tersebut mengalami kerugian totalnya mencapai Rp 2.650.000. Tak hanya itu Hernawati pun tidak bisa lagi mendapatkan pinjaman baru untuk modal usahanya, baik di PNM Mekaar maupun bank plat merah lainnya karena namanya telah cacat akibat ulah oknum petugas yang tidak bertanggung jawab.

“DS yang menjelaskan kepada saya dihadapan seorang petugaa lainnya, bahwa uang angsuran saya dialihkan ke nasabah lain yang bermasalah pembayarannya”, jelas Hema Wati kepada awak media ini, Selasa (3/3/2026).

Tapi, itu dibantah oleh pimpinan cabang PNM Mekar Cabang Pulau Rakyat ibu LS (inisial), pengalihan itu tidak atas pengetahuannya, bahkan ibu LS balik mengatakan kalau uang angsuran miliknya diduga tidak disetorkan DS ke kantor Cabang.

Namun ketika diminta solusinya untuk mengatasi penyelesaiannya malah LS selaku atasan DS hanya memberikan kata janji, tapi tak kunjungan diselesaikan, malah nasabah yang merasa dirugikan itu dan hanya sebagai anggotanya disuruh menyelesaikan sendiri meminta pertanggungjawaban kepada ibu DS, karena konon kabarnya DS setelah mendengar permasalahan ini kabur tidak diketahui rimbany𝚊 dan hand phonnya tidak aktif dihubungi.

“Bukan lepas tangung jawab bu, tapi coba hubungi ajalah orang tuanya kalau gitu”, jawab pemilik nomor whatsapp 08385391xxxx yang diduga petugas PNM Mekaar yang berkantor di Kelurahan Aek Loba Pekan membalas pesan whatsapp Hernawati.

Sementara itu Pimpinan Cabang Unit PNM Mekaar Pulau Rakyat, Lisa yang ingin dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/3/2026) tidak merespon, hanya membalas dengan pesan whatsapp “Maaf pak”, “Dengan bapak siapa ada apa ya pak”, “Saya lagi rapat pak”.

Namun ketika di WA untuk kesediaan konfirmasi terkait nasabah PNM Mekaar atas nama ibu Hernawati yang angsurannya sepuluh nomor diduga dialikan ke nasabah lain, tidak ada jawaban baik langsung maupun balasan terkait nasabah PNM Mekaar atas nama ibu Hernawati, tidak ada balasan. (min)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *