Dinas PMD Paluta Gelar Sosialisasi Aplikasi EDMC19 Dan EHDW

  • Bagikan
Suasana Sosialisasi Berlangsung Di Aula Kantor Camat Portibi. Beritasore/Ikhwan Siregar
Suasana Sosialisasi Berlangsung Di Aula Kantor Camat Portibi. Beritasore/Ikhwan Siregar

PALUTA (Berita) : Dalam rangka mendukung desa dalam menangani pandemi Covid-19 dan Stunting, Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi telah meluncurkan 2 aplikasi, yaitu aplikasi Desa Melawan Covid-19 (eDMC19) dan aplikasi Human Development Worker (eHDW).

Pantauwan Media, Camat Kecamatan Portibi Gusti Harahap S.Sos diwakili Sekcam Julpan Harahap SH,  menghadiri kegiatan sosialisasi Aplikasi eDMC19 – eHDW, dan sebagai Nara Sumber dihadiri  TPPI P3MD Kabupaten Padang Lawas Utara Bersama rombongan dan Dinas PMD Paluta.

Para kades di 36 Desa di Kecamatan Portibi tersebut hadir didampingi 1 orang staf  desa sebagai pengelola aplikasi eDMC19 dan 1 Kader Pembangunana Manusia (KPM) sebagai pengelola aplikasi eHDW setiap desa.  Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kecamatan Portibi Kamis ( 16/07 )

Aplikasi eDMC19 merupakan aplikasi seluler berbasis android sebagai alat bantu Tim Relawan/Gugus Tugas Desa Covid-19 untuk memantau tingkat kerawanan Desa terhadap pandemi Covid-19.

Sedangkan aplikasi Human Development Worker (eHDW) merupakan aplikasi seluler berbasis android sebagai alat bantu kerja Kader Pembangunan Manusia (KPM).

Kades menetapkan operator dan KPM sebagai pengelola aplikasi melalui SK. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Dinas PMD Kabupaten Padang Lawas Utara Drs. AR. Marjoni melalui Kepala Bidang Pengembangan SDA dan TTG Khairul Ahmad Matondang ST MSi

Harapannya aplikasi dapat segera di gunakan oleh desa sehingga ouput berupa laporan-laporan, data real time baik terkait Covid-19 maupun stunting di desa dapat bermanfaat bagi pemerintah desa hingga pusat sebagai bahan pengambil kebijakan lebih lanjut. Kata Khairul.

Untuk itu, diharapkan data dan informasi yang diinput dalam aplikasi adalah data yang akurat, valid, update sesuai fakta dan keadaan di desa, sehingga menghasilkan kualitas laporan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ujarnya mengakhiri (ikh)

 

 

  • Bagikan