Keluarga DR H Rahmat Shah Sembelih 16 Ekor Sapi dan 4 Kambing Qurban

  • Bagikan

 

Pematangsiantar (Berita): Idul Adha adalah salah satu hari besar dalam Islam yang ditandai dengan penyembelihan hewan kurban. Hukum berkurban adalah sunnah muakkad, artinya, ibadah tersebut sangat dianjurkan atau hampir mendekati wajib bagi orang yang mampu.

Hewan yang umum disembelih seperti sapi, kambing dan domba. Dalam sebuah hadits, kurban termasuk amalan yang dicintai Allah SWT. Menyembelih hewan qurban merupakan ibadah yang memiliki aturan dan tata cara yang harus diikuti.

Ibadah berkurban rutin dilakukan DR.H Rahmat Shah dan keluarga besar. Idul Adha 1445 H/2024 M ini, menyembelih 16 ekor sapi dan 4 ekor kambing.

Hewan kurban dibagi di beberapa tempat diantara, pesantren termasuk Ponpes TGB di Simalungun, sekolah Islam, unit Bisnis dan Taman Hewan Pematangsiantar (THPS). Kurban oleh keluarga besar Bapak Rahmat Shah rutin dilakukan tiap tahunnya.

Demikian disampaikan manager THPS, Bayu Anggriawan kepada media, saat penyembelihan hewan kurban di Jalan MH Sitorus, Senin (17/6/2024).

“Ada 16 ekor sapi dan 4 ekor kambing diantaranya 2 sapi di Pematangsiantar yang akan dibagikan kepada karyawan dan masyarakat sekitar totalnya 250 kupon. Juga 2 ekor sapi diserahkan ke Ponpes Tuan Guru Batak di Simalungun,” jelas Bayu.

Penyembelihan hewan Qurban (lembu ke-1) atas nama DR. Rahmat Shah bin Gulrang Shah, Raline Rahmat Shah binti Rahmat Shah, Rollin Mahaputra Rahmat Shah bin Rahmat Shah, Rollan Parani Shah Rahmat bin Rahmat Shah, Alm. Barkat Shah bin Gulrang Shah, Alm. Anuar Shah bin Gulrang Shah dan Alm. H. Sobat Khan.

Lembu ke-2 atas nama DR.H Rahmat Shah bin Gulrang Shah, Raline Rahmat Shah binti Rahmat Shah, Rollin Mahaputra Rahmat Shah bin Rahmat Shah, Rollan Parani Shah Rahmat bin Rahmat Shah, Alm.Gulrang Shah. Almh.Hj.Syarifah Binti Sobat, Almh.Hj.Siti Absa Umar.

Dengan berqurban diharapkan dapat lebih meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Juga rasa empaty kita terhadap sesama ummat manusia serta membangun sikap solidaritas terhadap seluruh umat Islam.

Penyembelihan oleh bapak Lintong Sirait berlangsung dengan baik diiringi dengan takbir “Allahuakbar”.

“Tidak semua bisa menyembelih hewan kurban. Memang banyak tukang potong tapi untuk hewan Qurban ada aturan yang harus diikuti sesuai syariat Islam,” kata Lintong yang sudah puluhan tahun menyembelih hewan kurban.

Manfaat kurban paling utama kata Lintong yakni meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan rasa syukur atas nikmatNya.

Melalui berkurban, umat Islam memasuki ranah bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat harta yang sudah diberikan.

“Berkurban juga menjadi wadah belajar dan meneladani kesabaran Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Ia diminta untuk menyembelih putranya. Ismail sebagai bentuk ketaatan kepada ilahi. Rasa sabar Nabi Ibrahim ketika diuji menjadi salah satu manfaat dari berkurban,” kata Lintong yang juga seorang mubaligh.

Pada momen Idul Adha yang penuh berkah, tidak semua orang memiliki kelapangan untuk mendapatkan makanan yang nikmat pada hari itu. Melalui berkurban, mengingatkan umat manusia bahwa di dalam rezeki yang dimiliki terdapat hak orang yang kurang mampu.

Karena itu, dianjurkan untuk berkurban bagi yang mampu sebagai ajang berbagi kepada sesama. Anjuran membagikan kurban kepada lingkungan sekitar dapat menambah rasa cinta pada sesama muslim, (surati ).

Berikan Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *