Breaking News
Memuat breaking news...

Keluarga Pertanyakan Kesiapsiagaan RS Adam Malik Tenaga Medis Saat Kondisi Darurat

Redaksi
Redaksi
Senin, 15 Juni 2026 - 6.34 AM WIB
Keluarga Pertanyakan Kesiapsiagaan RS Adam Malik Tenaga Medis Saat Kondisi Darurat
ILUSTRASI (FOTO: ISTIMEWA)
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (beritasore.co.id): Keluhan terhadap pelayanan di salah satu rumah sakit di Sumut kembali mencuat. Setelah sebelumnya dikeluhkan terkait kondisi AC yang sedang dalam perbaikan dan persoalan ketersediaan air, keluarga pasien kini menyoroti respons petugas kesehatan saat kondisi darurat terjadi.

Menurut keterangan keluarga pasien, mereka sempat kesulitan mendapatkan bantuan medis ketika pasien mengalami banyak dahak dan kesulitan bernapas. Saat itu, keluarga mencari bantuan ke stasiun perawat maupun petugas kesehatan yang bertugas di ruangan.

"Pasien waktu itu dalam kondisi banyak dahak dan kesulitan bernapas. Saat membutuhkan perawat atau dokter karena kondisi darurat, kami mencari ke stasiun informasi, namun tidak ada satu pun perawat maupun petugas kesehatan yang berada di tempat," ujar keluarga pasien, Minggu (14/6).

Keluarga menilai persoalan tersebut lebih serius dibandingkan masalah fasilitas ruangan karena menyangkut keselamatan pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Mereka berharap pihak rumah sakit melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan dan memastikan petugas selalu tersedia untuk merespons kebutuhan pasien, terutama dalam kondisi darurat.

Sementara itu, terkait keluhan fasilitas, Saat dikonfirmasi, Manajer Hukum dan Humas RS Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak, S.Sos, M.I.Kom pada Minggu (14/6) menjelaskan sebelumnya menjelaskan bahwa AC di Paviliun lantai 5 memang sedang dalam proses perbaikan. Menurut pihak rumah sakit, seluruh pasien dan keluarga pasien telah diberikan informasi sejak awal mengenai kondisi tersebut sebelum menempati ruangan.

"Memang sedang ada perbaikan AC di Paviliun lantai 5. Sebelum pasien masuk ke ruangan, petugas selalu memberikan edukasi dan informasi terkait kondisi tersebut," jelas Rosa.

Sementara, menanggapi keluhan keluarga pasien terkait tidak adanya petugas saat kondisi darurat, Humas RS Adam Malik, Rosa, membantah adanya anggapan bahwa perawat tidak berada di tempat saat dibutuhkan.

Menurut Rosa, seluruh perawat yang bertugas saat itu sedang memberikan pelayanan kepada pasien lain di kamar perawatan yang berbeda.

"Bukan tidak ada perawat. Semua perawat yang bertugas sedang melayani pasien di kamar yang lain. Keluarga pasien kemudian bertemu dengan perawat yang berada di kamar sebelah dan menyampaikan agar pasien diperiksa," ujar Rosa.

Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan pelayanan terhadap pasien di kamar sebelah, perawat tersebut langsung mendatangi pasien yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan.

"Begitu perawat selesai melayani pasien di kamar sebelah, langsung mengecek kondisi pasien. Setelah itu dilanjutkan dengan memanggil dokter dan melakukan penanganan sesuai kebutuhan pasien," jelasnya.

Rosa juga menambahkan bahwa kondisi pasien saat pertama kali dirujuk ke RSUP H. Adam Malik memang sudah dalam keadaan yang cukup berat.

"Kondisi pasien saat masuk memang sudah tidak bagus, sehingga dirujuk ke Adam Malik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.

Ia menambahkan bahwa tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan sesuai prosedur dan terus berupaya menangani pasien berdasarkan tingkat kebutuhan medis serta kondisi yang dihadapi saat itu. (rma)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait