OJK Petakan Potensi Unggulan Simalungun Untuk Perkuat Akses Keuangan DaerahOJK Petakan Potensi Unggulan Simalungun Untuk Perkuat Akses Keuangan Daerah
Redaksi
Selasa, 30 Juni 2026 - 10.05 PM WIB

Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Reza Leonhard (enam kiri) bersama peserta FGD di Kantor Bupati Simalungun, Rabu (24/6/2026). beritasore.co.id/ist
Reading Comfort
adjust the font size
SIMALUNGUN (beritasore.co.id): Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Bupati Simalungun, Rabu
(24/6/2026).
Siaran pers yang diterima dari Kantor OJK Provinsi Sumatera Utara Selasa (30/6/2026) menyebut FGD tersebut dalam rangka menggali, mengidentifikasi, dan memetakan potensi unggulan daerah serta merumuskan peluang pertumbuhan ekonomi melalui
peningkatan kontribusi sektor jasa keuangan dalam pengembangan ekonomi daerah.
Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas
Simamora, dan dihadiri oleh perwakilan dari OJK Provinsi Sumatera Utara, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun, PT Bank Sumut, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), Perum Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, serta gabungan kelompok tani (Gapoktan).
Dalam sambutannya, Mixnon Andreas Simamora menyampaikan bahwa Kabupaten
Simalungun memiliki potensi besar pada sektor pertanian, peternakan, perikanan,
pariwisata, UMKM, serta berbagai komoditas unggulan lainnya yang dapat menjadi
penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun demikian, pengembangan potensi tersebut memerlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
FGD menghadirkan Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa
Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara,
Reza Leonhard
sebagai narasumber yang memaparkan hasil kajian terkait potensi
pengembangan ekonomi daerah dan peluang pendalaman sektor jasa keuangan.
Reza menyampaikan materi bertajuk Peningkatan Nilai Tambah Ragam Keunggulan Daerah melalui Sinergi Hilirisasi Agrikultur, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Mendukung Peluang Pendalaman Sektor Jasa Keuangan.
Dalam paparannya, Reza menjelaskan bahwa Kabupaten Simalungun memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan melalui pendekatan hilirisasi, khususnya pada sektor agrikultur yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Hilirisasi dinilai dapat meningkatkan nilai tambah produk, memperluas rantai pasok, meningkatkan daya saing komoditas unggulan, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru.
Lebih lanjut, pengembangan sektor unggulan daerah melalui hilirisasi juga berpotensi mendorong pendalaman sektor jasa keuangan, antara lain melalui peningkatan kebutuhan pembiayaan, perluasan akses keuangan, penguatan perlindungan risiko usaha, serta pengembangan berbagai produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
OJK memaparkan materi mengenai Potensi Pengembangan Tanaman Pangan di Sumatera Utara. Paparan tersebut mengulas berbagai komoditas tanaman pangan yang memiliki prospek pengembangan, termasuk peluang peningkatan produktivitas, penguatan ekosistem agribisnis, serta dukungan sektor jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan berbagai masukan dari peserta terkait potensi unggulan daerah, tantangan pengembangan sektor pertanian, kebutuhan akses pembiayaan, hingga peluang kolaborasi antarinstansi dalam memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Melalui FGD ini, OJK bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun diharapkan dapat memperoleh pemetaan yang lebih komprehensif mengenai potensi unggulan
daerah yang dapat dikembangkan melalui sinergi program pembangunan daerah dan dukungan sektor jasa keuangan
Sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (rel/wie)
Topik
No topics for this article yet.
Berita Terkait







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda