Breaking News
Memuat breaking news...

Diduga Sarat Korupsi, Dagperinaker Agara Lakukan Pendataan IKM

Redaksi
Redaksi
Jumat, 3 Juli 2026 - 8.19 AM WIB
Diduga Sarat Korupsi, Dagperinaker Agara Lakukan Pendataan IKM
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (beritasore.co.id): Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (Dagperinaker) Aceh Tenggara (Agara) melakukan kegiatan pendataan terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) di 16 Kecamatan di daerah itu yang diduga sarat korupsi.

Pasalnya, kegiatan pendataan tersebut dilaksanakan hanya dua hari, semestinya dua puluh hari.

Bahkan mirisnya lagi, petugas pendataan di lapangan disuruh menanda tangani tanda terima honor sebesar Rp 2 juta, namun terima hanya Rp 200 ribu per petugas.

Tidak terima dijolimi, salah seorang petugas membeberkan dugaan korupsi ini kepada Waspada.id, Rabu (1/7) sore. "Saya benar benar kecewa bang,

saya menerima hanya Rp 200 ribu, padahal yang saya tanda tangani dalam tanda terima sebesar Rp 2 juta, bang rahasiakan nama saya ya, karena saya khawatir nantinya, saya dipecat atasan.

"Saya PPPK di lingkungan Disdagperinaker, sebelumnya kami diberi surat perintah tugas Nomor 090/140/2026, dan kegiatan ini pada beberapa waktu lalu dilaksanakan, satu kecamatan berjumlah dua orang, dengan total 32 orang, tugas yang mulia ini bertujuan untuk membangun basis data yang akurat guna memetakan profil, jumlah, dan sebaran pelaku usaha.

Hal ini memungkinkan pemerintah menyusun kebijakan, memberikan bantuan modal, dan menyalurkan program pelatihan yang tepat sasaran untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, tambahnya saat ditanyai lebih lanjut.

Kepala Dagperinaker Agara, Rahmad Padli saat dikonfirmasi soal pendataan IKM diduga sarat korupsi, beliau hanya mengatakan, hubungi saja kabid industri karena dia yang membidangi singkatnya.

Jamal, Kabid industri akui kegiatan dilaksanakan hanya dua hari, seharusnya dua puluh hari katanya.

Terkait petugas pendataan apakah benar mereka hanya terima Rp 200 ribu, sementara yang ditanda tangannya Rp 2 juta, ini juga diakui kabid.

Ia mengatakan kalau tidak saya lakukan pemotongan honor dari mana saya menutupi nya, banyak uang keluar ditambah lagi jatah kadis dan lain lain, sebutnya.

Tepatnya Kamis (2/7) malam, saat ditanyai berapa jumlah anggaran kegiatan dan sumber dananya dari mana, dijawab oleh kepala Dagperinaker melalui WhatsApp , dengan menuliskan Bsk abg infokan ya. (wmi)

Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait