Anak Pelajar SLB Butuh Bantuan, Dibawa Ibunya Jumpai Wali Kota Tebingtinggi, Namun Belum DiterimaAnak Pelajar SLB Butuh Bantuan, Dibawa Ibunya Jumpai Wali Kota Tebingtinggi, Namun Belum Diterima

Tebingtinggi (beritasore.co.id): Seorang ibu yang membawa anak perempuannya yang Berkebutuhan khusus mendatangi Kantor Walikota Tebingtinggi, Senin (06/07/2026).
Netty Luciana Hutabarat(48) warga Lorong Batusangkar, Padanghulu itu berencana mengadu ke Walikota karena bantuan dari pemerintah kota untuk anaknya yang sekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) belum diterima.
Padahal siswa lain yang sama sama Berkebutuhan khusus disekolah yang sama dengan anak saya sudah sebagian besar telah menerima," ujarnya kepada Ketua LSM KPK-RI Prov.Sumut Fahmi Ismail saat bertemu diBalai Kota,Senin.
Ketika ditanya, pegawai P3K paruh waktu yang bertugas di RSU Dr Kumpulan Pane itu menjelaskan, permohonan bantuan sudah disampaikan ke Dinas Sosial Kota Tebingtinggi lebih kurang 3 bulan yang lalu, tapi hingga saat ini belum ada realisasinya.
" Sewaktu saya tanyak kepada Lurah, lurah menganjurkan untuk ditanyakan ke Dinas Sosial.Namun, oleh pegawai dinas sosial disebutka nama anaknya belum terdaftar sebagai penerima bantuan, itulah sebabnya saya mau ketemu bapak Walikota, " ujarnya seraya menangis.
Saya mendapat informasi karena saya berstatus pegawai P3K maka anak saya tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.
"Gaji saya gak cukup pak untuk membiayai keperluan sekolah anak saya.Pak Walikota tolonglah bantu saya,,," jelas perempuan yang mengaku sudah lebih 20 tahun tinggal diTebingtinggi dan telah ditinggal pergi suaminya merantau ke Palembang.
Sementara itu Fahmi Ismail selaku Ketua LSM dan penggiat sosial meminta Walikota atau dinas yang terkait segera merespon kejadian ini.
"Saya meminta kepada Walikota Tebingtinggi, DPRD dan dinas terkait segera memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. Karena ini soal kemanusiaan " imbuh Fahmi.(Yan).







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda