Aksi Dukung MBG Jangan Ganggu Tugas SiswaAksi Dukung MBG Jangan Ganggu Tugas Siswa

JAKARTA (beritasore.co.id) : Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengimbau agar aksi mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) jangan sampai mengganggu tugas siswa di sekolah.
Dia menyampaikan hal itu merespons pawai mendukung MBG di depan Kantor Wali Kota dan DPRD Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (21/6).
“Jangan sampai gerakan-gerakan seperti itu akan berpengaruh terhadap proses belajar-mengajar, akan mengganggu siswa-siswi kita untuk melaksanakan tugas sesungguhnya mereka yang ada di sekolah,” kata Lalu di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6).
Menurut dia, aspirasi siswa bisa disampaikan lewat pihak sekolah. Kepala sekolah maupun guru meneruskan aspirasi siswa kepada dinas pendidikan untuk kemudian dikoordinasikan dengan Badan Gizi Nasional.
“Kami tidak menginginkan siswa-siswi ini untuk turun ke jalan. Cukup disampaikan melalui pihak sekolah,” tuturnya.
Mengenai aksi pawai dukung MBG di Batam, legislator bidang pendidikan tersebut mengaku terkejut. Ia pun meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengecek kebenaran informasi tersebut.
Terlepas dari itu, Lalu memandang aksi dukung MBG yang diikuti pelajar merupakan bentuk fenomena kekhawatiran. Ia menyebut mereka yang telah merasakan manfaatkan MBG merasa khawatir program tersebut dihentikan.
“Saya dan teman-teman di Komisi X itu melihat ada fenomena kekhawatiran akan diberhentikannya program MBG. Manfaat MBG ini sebenarnya sangat penting jika dikelola dengan baik.
Jika dapur-dapur yang hari ini ada betul-betul melaksanakan sesuai dengan standar, juklak-juknis yang sudah diberikan oleh BGN,” katanya.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Batam mengonfirmasi masyarakat melakukan pawai mendukung keberlanjutan program MBG di tengah kota, Minggu (21/6).
Pawai yang dilaksanakan di depan Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Batam itu dihadiri ratusan orang tua dan murid dari berbagai kecamatan di Kota Batam.
Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menampung aspirasi dan harapan para orang tua yang sebelumnya sempat khawatir ketika pelaksanaan MBG dihentikan.
Menurut Hendri, MBG merupakan program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
“Program ini merupakan program Presiden RI untuk memenuhi gizi bagi anak-anak, dan memberikan motivasi kepada mereka agar lebih bersemangat belajar di sekolah masing-masing,” ujarnya. (ant)







Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda