PMII Pertanyakan Keseriusan Pemda Palas Hadapi Covid-19

  • Bagikan
Ketua Domisioner PMII Kab. Padang Lawas Muhammad Isron Hasibuan. (Berita/Ist) Pertanyakan Keseriusan Pemda Palas Hadapi Covid-19
Ketua Domisioner PMII Kab. Padang Lawas Muhammad Isron Hasibuan. (Berita/Ist) Pertanyakan Keseriusan Pemda Palas Hadapi Covid-19

SIBUHUAN (Berita) : Ketua Domisioner PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kab. Padang Lawas (Palas), Muhammad Isron Hasibuan mempertanyakan keseriusan Pemerintah Daerah khususnya Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap dalam menghadapi Covid-19 di daerah itu.

“Kita dan utamanya masyarakat Palas hingga saat ini belum mengetahui sejauh mana kesiapan Pemda dalam pencegahan virus ini,”. Ungkap Isron Hasibuan Sabtu (4/4) di Sibuhuan.

Katanya, hingga saat ini yang terlihat upaya Pemda masih sebatas himbauan dan penyemprotan Disinfektan di Sibuhuan dan beberapa kecamatan lainnya.

“Bagaimana dengan kelengkapan tim medis, apakah sudah memadai”. Tanya Isron.

Selain itu, saat ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya terkait anggaran 36,5 miliar yang diperuntukkan untuk pencegahan penularan Covid-19. Diamana, sesuai informasi pihaknya peroleh sumber dana nya dari penghematan anggaran di Dinas PU sebesar 31 miliar. Seperti, anggaran rencana pembangunan jembatan tandihat 11 miliar dan 20 miliar dari anggaran pembangunan kantor Bupati, 3 miliar dari CPNS dan 1 miliar dana tak terduga serta 1,5 miliar dari DPRD Palas.

“Jumlah ini sangat fantastis, mau digunakan kemana saja dan bagaimana teknisnya”. Tanya Isron Hasibuan.

Dilain sisi kata Isron, dampak sosial terkait kebijakan sumber anggaran juga harus diperhatikan baik-baik oleh Pemda maupun DPRD. Sebab, menurutnya masih ada sumber anggaran yang bisa dialihkan. Seperti biaya perjalanan dinas OPD dan dana reses DPRD serta sumber lainnya.

“Hal ini perlu dikaji secara matang oleh eksekutif dan legislatif dan kita meminta ada keterangan resmi agar tidak menjadi teka-teki panjang di masyarakat, “. Harapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Palas Arpan Nasution yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, saat dimintai Berita keterangannya terkait kegunaan anggaran diperuntukkan untuk item apa saja, Sabtu (4/4) melalui WhatsApp (WA), belum diproleh respon maupun keterangannya.

Kemudian, Kadis Kominfo Palas Marza Jenova yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Minggu (5/4) melalui WA, dimintai Berita keteranggannya terkait sudah sejauh mana kesiapan Pemda dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dan langkah atau upaya apa saja yang telah dilakukan, serta anggaran 35 miliar kegunaannya diperuntukkan untuk item apa saja, kemudian terkait ODP dan OTG hingga 5 April 2020 apakah sudah mengalami penurunan atau sebaliknya dan bagaimana perkembangannya.

Marza menanggapi, namun tidak memberikan keterangan apapun selain menyarankan Berita untuk menghubungi WA pengaduan media center posko covid-19 Palas dan mengunjungi laman web covid19.padangkawaskab.go.id.

Dari laman tersebut tidak ditemui jawaban yang ditanyakan, selain upaya penyemprotan disinfektan dan terjadi peningkatan jumlah ODP 66 dan OTG 1.648. Namun bukan tertanggal 5 April 2020 melainkan 4 April 2020. Sementara itu, balasan dari WA pengaduan “Terkait pertanyaan bapak sudah kami teruskan ke Gugus Tugas untuk mendapat respon” namun hingga berita ini dirilis belum mendapat respon. (tio)

Berikan Komentar
  • Bagikan